Welcome to

steyr AUG


steyr AUG
Steyr AUG adalah rangkaian senapan yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1977 oleh perusahaan senjata Austria Steyr Mannlicher. AUG adalah singkatan dari Armee Universal Gewehr, yang berarti "Senapan Tentara Universal". Nama Steyr AUG sendiri lebih sering digunakan untuk menyebut versi yang spesifik, yaitu varian senapan serbu bullpup kaliber 5.56 mm NATO, dengan warna hijau dan teleskop yang terintegrasi. Senapan ini sebenarnya telah memiliki banyak varian, mulai dari senapan submesin, senapanpenembak jitu, sampai senapan mesin ringan. Senapan ini telah diadopsi menjadi senapan utama angkatan bersenjata Austria, Australia,Selandia Baru, Luxembourg, Irlandia, dan juga sempat dipakai oleh Malaysia. Satuan Polisi Khusus Indonesia yaitu Gegana Brimob Polri juga nmenggunakan Steyr AUG
Desain
AUG adalah salah satu senapan pertama yang menggunalan desain bullpup, yang membuatnya 25% lebih pendek dari senapan lain yang panjang larasnya sama, tanpa mengorbankan performa dan akurasi. Sebagian besar varian AUG dilengkapi dengan bidikan teleskopik 1.5x yang terintegrasi. AUG dianggap memiliki desain ergonomis yang modern. Fitur lain misalnya kemampuan dipakai oleh penembak tangan kanan maupun kidal, dan penggunaan bahan-bahan plastik transparan.
Laras Steyr AUG bisa ditukar-tukar dengan mudah, misalnya ke laras karabin atau ke laras lebih panjang. Bahkan AUG memiliki perangkat modifikasi yang bisa merubahnya menjadi senapan submesin. Varian lain, seperti varian senapan mesin ringan yang memiliki laras lebih berat, tak bisa dimodifikasi dan sudah diatur dari pabrik.
Varian
§  Steyr AUG A1 — Versi standar yang diperkenalkan pada tahun 1977. Awalnya hanya berwarna hijau dengan laras 20 inci.
§  Steyr AUG A2 — Serupa dengan A2, tetapi alat bidiknya bisa dicopot dan diganti dengan picatinny rail.
§  Steyr AUG A3 — Sudah banyak dimodifikasi. Memiliki picatinny rail yang terintegrasi pada bagian atas dan samping. Menggunakan peluru 6.8 mm Remington SPC.
§  Steyr AUG P— AUG A1 dengan laras lebih pendek.
§  Steyr AUG P Special receiver— AUG P dengan picatinny rail.
§  Steyr AUG 9 mm (AUG SMG/AUG Para)— AUG yang dimodifikasi untuk menggunakan peluru 9 x 19 mm.
§  Steyr AUG M203 — AUG dimodifikasi untuk menggunakan pelontar granat M203.
§  Steyr AUG LSW (Light Support Weapon) — AUG sebagai senjata pendukung ringan.
§  Steyr AUG HBAR (Heavy-Barreled Automatic Rifle) — AUG dengan laras lebih panjang dan berat, bolt tertutup, sebagai senapan mesin ringan.
§  Steyr AUG LMG (Light Machine Gun)— Berdasarkan AUG HBAR, tapi dengan bolt terbuka, dan alat bidik 4X bukan 1,5x seperti AUG biasa.
§  Stey AUG LMG–T— Sama dengan LMG, tapi dengan picatinny rail.
§  Steyr AUG HBAR–T— Senapan penembak jitu berdasarkan HBAR.
§  Steyr AUG Z— AUG A2 versi semi-otomatis untuk pasar sipil.
§  Steyr USR— AUG A2 yang disesuaikan untuk pasar sipil Amerika Serikat.
§  F88 Austeyr — AUG yang dimodifikasi untuk Australia.

sumber:wikipedia

READMORE
 

SR 71 "black bird"


Hingga 4 dekade dari saat pertama kali diperkenalkan pada tahun 1966, pesawat tempur SR-71 Blackbird menyandang gelar pesawat pengintai tercepat. Clarence “Kelly” Johnson yang  merancang pesawat tersebut pun dinobatkan sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah penerbangan.


SR-71 Blackbird memulai debutnya pada tanggal 22 Desember 1964, dan resmi menjadi pesawat tempur yang digunakan oleh militer pada Januari 1966. Pesawat ini mampu terbang dengan kecepatan mach 3,2 bahkan lebih. Pada masanya, pesawat ini menjadi momok bagi pertahanan udara manapun – termasuk Soviet – karena kecepatan dan kemampuan terbangnya yang di atas rata-rata. Bahkan, fakta sejarah mengungkapkan bahwa pesawat ini tidak pernah jatuh oleh musuh.


Sayangnya, masa-masa keemasan SR-71 telah berlalu. Pesawat SR-71 tidak akan terlihat lagi terbang menjelajah cakrawala, dan unit-unit yang tersisa hanya dapat diamati di museum-museum dirgantara maupun militer.


SR-71 dinyatakan pensiun pada tahun 1998 ketika Kongres dan Angkatan Udara AS menyatakan bahwa biaya operasional dan pemeliharan pesawat ini sangat tinggi.


Jejak kegagahan pesawat pengintai SR-71 saat ini dapat ditemukan di berbagai ruang museum serta di pangkalan Angkatan Udara di Tucson, Arizona; Edwards Air Force Base di California; Kalamazoo, Michigan; Eglin Air Force Base di Florida; serta berbagai museum di California, Inggris, Ashland, Nebraska, Ohio, Utah, dan Virginia.
READMORE
 

DARPA - Uji Coba Pesawat Hypersonic, FALCON HTV - 2


Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA)

DARPA adalah sebuah lembaga dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat  yang bertanggung jawab untuk pengembangan teknologi baru untuk kepentingan  militer . DARPA telah bertanggung jawab untuk pendanaan pembangunan dari banyak teknologi yang memiliki pengaruh besar pada dunia, termasuk jaringan komputer , serta NLS , hypertext sistem, dan prekursor penting bagi kontemporer bagi pengguna grafis .
 
Nama aslinya adalah Advanced Research Projects Agency (ARPA), tetapi namanya diubah menjadi "DARPA" (Pertahanan) pada Maret 1972, kemudian berganti nama " ARPA "lagi pada bulan Februari 1993, dan kemudian berganti nama menjadi" DARPA "lagi di bulan Maret 1996.
DARPA didirikan pada 1958 (sebagai ARPA) sebagai tanggapan terhadap  peluncuran Sputnik Soviet pada tahun 1957, dengan misi menjaga militer AS dari teknologi yang lebih canggih
Dan saat ini DARPA telah merilis rekaman video dari misi uji coba mereka yaitu menerbangkan pesawat hypersonik pertama di dunia. Akan tetapi ketika melakukan uji coba, pesawat falcon HTV-2 kemudian hilang dan diduga telah jatuh di tengah laut.

Militer Amerika Serikat (AS) kehilangan kontak dengan sebuah pesawat hipersonik (hypersonic) eksperimental di Samudera Pasifik. Menurut Turner Brinton dari Space News, DARPA (Defense Advanced Research Projects Agency) kehilangan kontak dengan kendaraan Falcon Hypersonic Technology Vehicle (HTV)-2 sembilan menit setelah diluncurkan.

HTV-2 merupakan pesawat pertama dari serangkaian eksperimen penerbangan. Rencananya, teknologi yang bisa dikerahkan untuk rudal-rudal konvensional jarak jauh di masa depan.
“Kendaraan tersebut diluncurkan dari Pangkalan Angkatan Udara Vandenberg di California, dengan sebuah roket Minotaur 4,” kata Brinton, .
.Militer Amerika Serikat (AS) kehilangan kontak dengan sebuah pesawat hipersonik (hypersonic) eksperimental di Samudera Pasifik. Menurut Turner Brinton dari Space News, DARPA (Defense Advanced Research Projects Agency) kehilangan kontak dengan kendaraan Falcon Hypersonic Technology Vehicle (HTV)-2 sembilan menit setelah diluncurkan.


 
HTV-2 merupakan pesawat pertama dari serangkaian eksperimen penerbangan. Rencananya, teknologi yang bisa dikerahkan untuk rudal-rudal konvensional jarak jauh di masa depan.
“Kendaraan tersebut diluncurkan dari Pangkalan Angkatan Udara Vandenberg di California, dengan sebuah roket Minotaur 4,” kata Brinton,
Dibangun oleh Lockheed Martin Corp., pesawat HTV-2 meluncur di atas Samudera Pasifik dengan kecepatan 20 ribu kilometer per jam selama 30 menit. “Namun, sembilan menit setelah meluncur, DARPA kehilangan kontak dengan pesawat, dan penyebab kegagalan itu belum diketahui,” ujarnya.
PENERBANGAN DARI FALCON
Nama: Falcon HTV-2
Misi: Untuk menyediakan Militer AS dengan pertama dalam generasi baru sub-orbital weaons.
Top speed: 13.000 mph atau Mach 22. Sebuah MiG-25 biasanya bisa mencapai Mach 2,3, atau 1.520 mph
Length: 12ft panjang
Berat: 900kg
Bahan: Terbuat dari bahan percobaan yang dapat menahan sampai 3.500 f (2000C)
Biaya: $ 308million (£ 189million),
Payload: Berpotensi apapun hingga £ 12.000, termasuk bom nuklir.
Kisaran: Di mana saja di dunia dalam waktu kurang dari 60 menit


Namun, Frank James dari NPR mencatat bahwa dalam masa-masa awal percobaan teknologi pertahanan, proyek militer teknologi tinggi biasanya ditandai dengan sejumlah kegagalan.
 Dibangun oleh Lockheed Martin Corp., pesawat HTV-2 meluncur di atas Samudera Pasifik dengan kecepatan 20 ribu kilometer per jam selama 30 menit. “Namun, sembilan menit setelah meluncur, DARPA kehilangan kontak dengan pesawat, dan penyebab kegagalan itu belum diketahui,” ujarnya.

Namun, Frank James dari NPR mencatat bahwa dalam masa-masa awal percobaan teknologi pertahanan, proyek militer teknologi tinggi biasanya ditandai dengan sejumlah kegagalan.


Dibangun oleh Lockheed Martin Corp., pesawat HTV-2 meluncur di atas Samudera Pasifik dengan kecepatan 20 ribu kilometer per jam selama 30 menit. “Namun, sembilan menit setelah meluncur, DARPA kehilangan kontak dengan pesawat, dan penyebab kegagalan itu belum diketahui,” ujarnya.
Namun, Frank James dari NPR mencatat bahwa dalam masa-masa awal percobaan teknologi pertahanan, proyek militer teknologi tinggi biasanya ditandai dengan sejumlah kegagalan.
Program angkasa luar AS pada akhir 1950-an juga terdapat kegagalan, jadi tidak heran, tes yang dilakukan militer pekan lalu untuk menguji Falcon dan menguji konsep pesawat hipersonik yang bisa melanglang buana dengan kecepatan hingga 20 kali lebih cepat dibanding kecepatan suara, juga mengalami kegagalan.
Ide dari teknologi ini adalah menciptakan sebuah pesawat yang bisa mencapai lokasi-lokasi di Bumi dalam hitungan menit.
.Sebagai bagian pelengkap untuk video, DARPA juga merilis simulasi perbandingan kecepatan antara Falcon, C-5 dan sebuah jet tempur F-18, yang menunjukkan perbedaan kecepata yang cukup fantastis.

Falcon saat ini sedang dikembangkan oleh DARPA dan Pentagon sebagai bagian dari penelitian dari generasi baru dan juga sebagai senjata yang memiliki potensi untuk menyerang negara-negara jahat mana pun di bumi dalam waktu kurang dari 60 menit.

Namun, diharapkan suatu hari nanti mereka bisa mengembangkan jarak jauh penerbangan hipersonik yang realitas sampai dengan 20 kali kecepatan suara dan  akan memangkas waktu terbang dari London ke Sydney hanya dalam satu jam.

Falcon mencapai  kecepatan tinggi  karena beratnya sendiri yang turun melalui atmosfer bumi, tetapi juga karena mesin eksperimental  yang dirancang untuk berjalan/melaju  pada kecepatan yang ekstrim.
Tes penerbangan ditampilkan dalam video DARPA adalah upaya kedua tim untuk membuat fiksi ilmiah menjadi kenyataan. Tes pertama harus dibatalkan tahun lalu setelah sistem nya terdeteksi telah mengalami  kesalahan.

Sumber:http://xnews-hawkson-blogmisteri.blogspot.com/2011/09/darpa-uji-coba-pesawat-hypersonic.html

READMORE
 

Pindad SS1


Pindad SS1

SS1 adalah singkatan dari Senapan Serbu 1, senapan serbu yang banyak digunakan oleh TNI dan POLRI. Senapan ini diproduksi olehPT. Pindad Bandung, berdasarkan senapan FN FNC dengan lisensi dari perusahaan senjata Fabrique Nationale (FN), Belgia.
Senapan ini menggunakan peluru kaliber 5.56 x 45 mm standar NATO dan memiliki berat kosong 4,01 kg. Senapan ini bersama-sama dengan M16, Steyr AUG dan AK-47 menjadi senapan standar TNI dan POLRI, tapi karena diproduksi di Indonesia, senapan ini paling banyak digunakan.

Detail desain
SS-1 diproduksi dalam 2 konfigurasi utama, yaitu senapan standard dan karabin pendek. Versi senapan standar disebut SS1-V1 (FNC “Standard” Model 2000) dan karabin disebut SS1-V2 (FNC “Short” Model 7000). Kedua varian diatas dilengkapi dengan laras yang berisi pelintiran tembakan tangan kanan sepanjang 178 mm (untuk stabilisasi mengantisipasi peluru SS109 belgia yang lebih berat). Selain itu juga, SS-1 bisa dipasang berbagai attachment seperti Foregrip yang bisa merubahnya seperti model Standar M4A1 tanpa Red Dot Sight, varian Pelontar Granat (M203, M320 / GP25) dan berbagai Scope seperti Red Dot Sight, Holographic Sight dan ACOG Sight serta Mars Sight yang scopenya sudah menempel di senjata.

Varian
§  SS1-V1 — Varian dasar bagi SS1. Laras standar dengan popor lipat.
§  SS1-V2 — Varian pendek dari SS1, larasnya diperpendek.
§  SS1-V3 — Varian standar dengan popor tetap.
§  SS1-V4 — Serupa dengan varian V1, ditambah dengan teleskop.
§  SS1-V5 — Varian terkecil dari semua varian dengan laras 252 mm dan berat 3,37 kg dan popor lipat. Dirancang untuk teknisi, operator artileri, kru tank, paukan garis belakang, dan pasukan khusus.
§  SS1-R5 Raider — Sub varian V5 yang dirancang khusus untuk pasukan khusus terbaru TNI Raider. R adalah kependekan dari Raider dan R5 dibuat khusus untuk batalyon ini saja. SS1-R5 memiliki rancangan lebih ramping dan ringan.
§  SS1 seri M — Dibuat untuk korps Marinir. Dengan proses pengecatan spesial untuk menahan air laut dan tidak mudah berkarat. Varian ini dirancang untuk tetap dapat digunakan setelah masuk lumpur atau pasir. Terdapat tiga varian: M1 dengan laras panjang dan popor lipat; M2 dengan laras pendek dan popor lipat; dan M5 Commando.
§  Sabhara V1-V2 — Pengembangan varian ini dikhususkan untuk kepolisian, yaitu perlunya kemampuan melumpuhkan bukan membunuh. Varian ini menggunakan peluru 7,62 x 45 mm PT Pindad.
sumber:wikipedia

READMORE
 

Heckler & Koch G36



Heckler & Koch G36



Heckler & Koch G36 adalah senapan serbu yang dirancang pada tahun 1990-an oleh perusahaan senjata Jerman Heckler & Koch. Senapan ini adalah senapan utama Angkatan Bersenjata Jerman, dan varian-variannya juga digunakan oleh satuan kepolisian dan militer lainnya.
Sejarah
Heckler & Koch (HK) mulai merancang G36 pada tahun 1990, ketika itu Bundeswehr meminta HK untuk membuat senapan baru untuk menggantikan senapan yang sudah dipakai sejak tahun 1950-an, senapan tempur 7.62 × 51 mm G3. Sebelumnya dua rancangan HK sempat ditolak pada tahun 1980-an, yaitu senapan revolusioner G11 dan senapan konvensional G41.
Untuk senapan baru mereka HK50 (Proyek 50), HK mengikuti fitur-fitur yang terdapat pada sejumlah desain sebelumnya, dan juga membuat beberapa inovasi baru, berdasarkan pengalaman perancangan senjata-senjata sebelumnya, antara lain HK36, VP70, dan G11. Sistem penembaknya mirip AR-18 ArmaLite, yang menggunakan operasi gas piston pendek, dan bolt berputar Johnson/Stoner.
Pemakai
Senapan G36 telah menjadi senjata utama bagi Bundeswehr sejak tahun 1995 dan telah digunakan juga oleh Angkatan Darat Spanyolsejak tahun 1999. Pada akhir tahun 1990-an, sejumlah kecil G36 dibeli oleh Angkatan Darat Inggris untuk pengetesan sebagai pengganti L85A2, namun keputusannya belum ditentukan. G36 juga dipakai oleh sejumlah satuan kepolisian di Eropa, antara lain, Unit Reaksi Bersenjata Kepolisian Inggris, RAID dan GIGN Perancis, Bundespolizei (Polisi Federal Jerman), Garda Republik Nasional Portugis, kepolisian Belanda, dan unit anti-teroris kepolisian Polandia serta di Malaysia oleh Grup Gerak Khas Angkatan Darat Malaysia danPasukan Gerak Khas Anti-teror Kepolisian Kerajaan Malaysia. Di Indonesia, H&K G36 juga digunakan oleh Kopassus & Denjaka.
Varian
dan G36C (compact/commando). Varian keempat adalah senapanSL8 yang dirancang khusus untuk pasar senjata sipil Amerika Serikat. Walaupun mekanisme SL8 hampir serupa dengan G36, SL8 dibuat tidak memiliki kemampuan menembak full-otomatis. Lubang magazennya juga dirancang agar tidak bisa menerima magazen kapasitas besar 30-butir. Gagangnya diganti dengan gagang popor berlubang, dan bidikan teleskop reflexnya diganti dengan bidikan besi biasa. Varian kelima adalah senapan mesin ringan LMG36 (Light Machine Gun), yaitu G36 standar dengan laras yang lebih berat, bipod, dan magazen drum 100-butir.


sumber wikipedia


READMORE
 

Kopasus

                                                         Kopasus Juga Hebat


Discovery Channel edisi militer menyiarkan pasukan elit terbaik dunia Pasukan pasukan elit dari seluruh dunia diukur kemampuannya dari
performa dan keahliannya (bukan dari
teknologi militernya), dimana para ahli
dan analis militer dari seluruh dunia
diundang untuk memberikan
penilaiannya. Berikut adalah 3 teratas:

1. SAS (Inggris)
2. MOSSAD ( Israel)
3. KOPASSUS ( Indonesia)

Mungkin ada yang heran kenapa pasukan
elit Amerika tidak termasuk 3 besar.
Menurut nara sumber itu dikarenakan
mereka sangat bergantung pada
peralatan dan perlengkapan militer
berteknologi digital. Menurut analis
militer lagi, sebuah pasukan elit haruslah
memiliki skill individual yang bagus
seperti menyerang, bertahan,
penyamaran, strategi, ketahanan,
gerilya, membuat jebakan, dan lain
sebaginya. Dikatakan lagi bahwa satu
prajurit Kopassus setara dengan lima
orang prajurit biasa.
kopasus ( pasukan baret merah , komando pasukan khusus ) pasukan terbaik ke 3 dunia versi discovery chanel military
beberapa bulan lalu thn 2008 TV discovery(military chanel) Ada acara tentang pasukan khusus terbaik di dunia di sebuah stasiun tv d discovery channel military. Penilaiaanya bukanlah berupa alat2 yg canggih
melainkan penilaiaanya di sesuaikan dengan kemampuan individunya dan inilah hasilnya: posisi pertama di duduki SAS (Inggris), lalu posisi kedua diduduki oleh IDF (ISRAEL), yg menarik ni juragan posisi ketiga diduduki amaKOPASUS (Indonesia)!!!! dan pembawa acaranya mengatakan klo amerika tuh g d pringkat pertama karena amerika sangat bergantung ama alat2 canggihnya bukan krn skill dr tentaranya, beda sama kopasus yg emang minim fasilitas dll tapi dia.
yg jelas kita hrs bangga terhadap bangsa kita ini, setidaknya ada 1lah yg bisa d banggakan oleh bangsa kita tercinta ini

Fakta tentang Kopassus:
1. Kopasus juga juara satu sniper dalam pertemuan Pasukan Elite Asia Pasific Desember 2006. Dengan       hanya mengandalkan senjata buatan Pindad! Nomor 2-nya SAS Australia.

2. Kopasus menempati urutan 2 (dari 35) dalam hal keberhasilan dan kesuksesan operasi militer (intelijen – pergerakan – penyusupan – penindakan) pada pertemuan Elite Forces in Tactical, Deployment and Assault di Wina Austria. Nomor satunya Delta Force USA.

3. Negara-negara afrika utara hingga barat sekarang memiliki acuan teknik pembentukan dan pelatihan pasukan mereka. 80% pelatih mereka dari perwira-perwira Kopasus.

4. Pasukan Paspampres Kamboja adalah pasukan Elit yang di latih oleh Kopassus.

5. Pada perang Vietnam, para tentara Vietkong meniru strategy KOPASSUS dalam berperang melawan Amerika Serikat yang mengakibat kan kekalahan Pasukan Amerika yang mempunyai persenjatan canggih dan lengkap. Kekalahan ini membuat Amerika serikat malu di mata dunia.

6. mungkin ini salah satu sebab ausie takut ma indonesia kali ya
Cerita lengkapnya ada di buku Kopassusnya Ken Conboy. Nih garis besar ceritanya:
Kejadiannya sekitar pertengahan tahun 1980-an. Saat itu pangabnya LB Moerdani kalau tidak salah. Dia udah lama nerima laporan intel kalau OPM sering mendapat pasokan senjata yg diselundupkan dari PNG. Ketika dikonfirmasi ke otoritas PNG, mereka tidak tahu menahu mengenai hal tersebut. Akhirnya Benny memutuskan untuk mengambil langkah sendiri untuk mengidentifikasi siapa/negara mana yang bermain. Caranya? ya langsung masuk ke wilayah PNG tanpa permisi
Yang ketiban untuk melaksanakan tugas ini adalah Den 81 yang saat itu dipimpin oleh prabowo. Sasaran mereka adalah suatu lokasi di wilayah PNG, sekitar 50 km dari tapal batas perbatasan dengan Indonesia. Pasukan ini berangkat dari Jayapura naik heli, kemudian sampai di suatu tempat dan melanjutkan misi dengan perahu karet agar tidak terdeteksi otoritas PNG.
Perjalanan dengan perau karet menuju lokasi sasaran terhadang oleh besarnya ombak (dini hari) di perairan sebelah utara PNG. Seorang anggota Kopassus sampai terluka cukup parah untuk mempertahankan perahu dari terjangan ombak. Akhirnya mereka berhasil sampai di titik pendaratan, dan langsung bergerak menuju lokasi sasaran.
Setiba di lokasi, unit kopassus ini segera mencari tempat-tempat yang dicurigai sebagai lokasi penimbunan pasokan senjata. Namun hasilnya nihil. Tapi mereka tidak menyerah. Setelah menunggu selama dua hari dua malam, akhirnya mangsa mereka muncul. Dua orang kulit putih muncul dari balik rimbunnya hutan PNG, melintasi posisi pasukan kopassus yag sama sekali tidak mereka rasakan keberadaannya.
Segera kedua orang ini diamankan. Setelah diperiksa dan diinterogasi, keduanya diketahui sebagai agen Australia. Mereka kemudian menunjukkan lokasi tempat helikopter Australia mengedrop pasokan senajata dan amunisi untuk OPM. Sayang, karena persediaan menipis, Kopassus tidak punya waktu untuk menunggu sampai terjadinya pengedropan tersebut.
Kedua bule itu dibawa kembali ke Indonesia. Dan beberapa bulan kemudian diekstradisi ke Australia. Sejak saat itu, Australia tidak berani bertindak macam-macam lagi (mungkin karena malu ketahuan). Mereka juga baru sadar kalau kopassus mampu melakukan operasi jauh di dalam wilayah musuh. Bahkan tidak menutup kemungkinan kopassus bisa beroperasi di pedalaman Australia tanpa terdeteksi. Inilah yang kemudian membuat nama Kopassus sangat disegani oleh tentara Aussie.
Mungkin ada yang heran kenapa pasukan elit Amerika tidak termasuk 3 besar. Itu dikarenakan mereka sangat bergantung pada peralatan dan perlengkapan militer berteknologi digital. Menurut analis militer lagi, sebuah pasukan elit haruslah memiliki skill individual yang bagus seperti menyerang, bertahan, penyamaran, strategi, ketahanan, gerilya, membuat jebakan, dan lain sebagainya. Dikatakan lagi bahwa satu prajurit Kopassus setara dengan lima orang prajurit biasa.

READMORE
 

Total Tayangan Halaman